You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Kampung Bumi Dipasena Abadi

Kampung Bumi Dipasena Abadi

Mohon tunggu sebentar...

Website Resmi

Kampung Bumi Dipasena Abadi

Kecamatan Rawa Jitu Timur Kabupaten Tulang Bawang

Provinsi Lampung

Loading...
Selamat Datang di Website Resmi Smart Village Kampung Bumi Dipasena Abadi Kecamatan Rawajitu Timur Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung
Inovasi Umami Udang, Mahasiswa KKN Unila Bantu Ibu-Ibu PKK Bumi Dipasena Abadi Tingkatkan Ekonomi dan Kurangi Limbah
Berita Desa

Inovasi Umami Udang, Mahasiswa KKN Unila Bantu Ibu-Ibu PKK Bumi Dipasena Abadi Tingkatkan Ekonomi dan Kurangi Limbah

Amelia Mayrani Resita
31 Januari 2025
539 Kali Views

bumidipasenaabadi.com Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) kembali memberikan dampak positif bagi masyarakat, kali ini di Desa Bumi Dipasena Abadi, Kecamatan Rawajitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang, yang berlangsung pada Selasa, 23 Januari 2025. Kegiatan yang bertajuk Umami Udang ini menjadi salah satu wujud pengabdian mahasiswa Universitas Lampung dalam memberdayakan masyarakat setempat. Acara ini mengangkat tema pemanfaatan limbah kepala udang menjadi penyedap rasa, sebuah inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah hasil sampingan dari budidaya udang yang sangat potensial di desa tersebut.

Umami itu sendiri adalah salah satu dari lima rasa dasar selain manis, asam, asin, dan pahit. Kata umami berasal dari bahasa Jepang yang berarti "gurih" atau "lezat." Rasa ini biasanya ditemukan dalam makanan yang kaya akan asam glutamat, seperti daging, keju, tomat, kecap, dan kaldu.

Umami Udang merujuk pada inovasi pemanfaatan limbah kepala udang menjadi penyedap rasa alami yang mengandung umami, sehingga bisa digunakan sebagai alternatif penyedap makanan yang lebih ekonomis dan bernilai jual.

Kegiatan ini dihadiri oleh ibu-ibu PKK desa yang turut berpartisipasi aktif dalam pelatihan dan sosialisasi mengenai cara mengolah limbah kepala udang menjadi bahan yang bernilai ekonomis. Melalui program ini, mahasiswa KKN memberikan pengetahuan dan keterampilan baru yang bermanfaat bagi ibu-ibu PKK, yang bisa diterapkan untuk meningkatkan perekonomian rumah tangga mereka.

Kepala Kampung Bumi Dipasena Abadi, Nuh Hudawi, menyambut baik program inovatif ini dan mengapresiasi upaya mahasiswa dalam mendukung peningkatan produktivitas masyarakat. "Program Umami Udang ini tidak hanya membantu mengurangi limbah hasil budidaya udang, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi ibu-ibu PKK. Dengan pemanfaatan limbah kepala udang sebagai penyedap rasa, diharapkan dapat menjadi produk unggulan yang bernilai jual," ujar Nuh Hudawi. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah desa siap memberikan dukungan penuh terhadap inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Nasywa selaku Humas Mahasiswa KKN di Desa Bumi Dipasena Abadi berbagi cerita mengenai pengalaman mereka selama masa pengabdian. Desa Bumi Dipasena Abadi, yang terletak di wilayah pertambakan, memang memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan desa-desa lainnya.

Kegiatan KKN di Desa Bumi Dipasena Abadi bukan hanya memberi manfaat bagi masyarakat, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa. Mereka belajar langsung dari kehidupan masyarakat, mengasah keterampilan dalam menyelesaikan masalah, serta mempererat hubungan sosial. Bagi masyarakat, program ini memberikan peluang untuk meningkatkan kualitas hidup dan memperkuat rasa kebersamaan.

Dengan semangat pengabdian dan kontribusi nyata kepada masyarakat, program KKN ini semakin membuktikan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat. Harapannya, program ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas, serta menjadi langkah awal bagi masa depan Indonesia yang lebih baik. Cr. KKN Unila (//AMR)

Tinggalkan Komentar

Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh admin

CAPTCHA